Beranda / Daerah / Balung Kuwuk Ngariyun, Camilan Produk Mas Alvian Sugihwaras Tembus Luar Negeri.

Balung Kuwuk Ngariyun, Camilan Produk Mas Alvian Sugihwaras Tembus Luar Negeri.

Balung Kuwuk Ngariyun, Camilan Produk Mas Alvian Sugihwaras Tembus Luar Negeri.OJONEGORO – Narasiplus.my.id-Sebuah usaha memang harus dilalui dengan kegigihan dan keuletan. Bahkan jatuh sakit pun tak menyurutkan semangat maju kembangkan usahanya.

Ahmad Alvian Ramadani atau lebih akrab disapa mas Alvian, dia adalah sosok muda yang menggeluti bidang usaha camilan jajanan khas Bojonegoro, Balung Kuwuk “Ngariyun”.

Semenjak berhenti dari pekerjaannya di Surabaya tahun 2021, dia Alvian yang kala itu masih bujangan sempat kebingungan menciptakan pekerjaan bagi dirinya sendiri. Akhirnya muncullah ide usaha membuat jajanan camilan yang berbahan baku singkong. “Waktu itu awalnya saya memang sempat bingung. Hingga muncul pemikiran saya waktu itu bikin keripik singkong atau balung kuwuk. Karena bahan bakunya cukup mudah dicari,” ungkap Alvian saat awak media ini berkunjung di rumah produksinya di Desa Bulu, Kecamatan Sugihwaras pada Selasa (16/2/2025).

Kegigihan dan kelutan Alvian sungguh luar biasa. Sebelum membuka usaha camilan dia memang sempat ragu – ragu untuk action. Dan rekan sekerjanya di Surabaya terus memberikan support. “Hingga saya berani bergerak dan optimis membuka usaha camilan ini,” imbuhnya.

“Awalnya saya tangani sendirian usaha keripik ini. Setelah berjalan 1 bulan saya jatuh sakit selama 4 bulan. Dari situ saya mencarikan pekerja untuk menggantikan saya,” terangnya.

Perlahan usaha Camilan Alvian menunjukkan hasil. Kebutuhan bahan baku singkong sesudah mencapai 150 kg hingga 200 kg per dua hari. “Setiap hari kita proses keripik singkong. Selain itu juga ada keripik pisang. Ya untuk stok juga biar tidak kuwalahan jika ada pesanan mendadak,” ungkap Alvian yang masih berusia 27 tahun.

Menurut Alvian pemasaran Keripik Balung Kuwuk sudah tembus ke negara Abu Dhabi dan Brunei dan Darussalam. Sedangkan untuk pemasaran lokal juga pemasaran lewat media online di Shoppe dan Tiktok Shop dan 1 orang sales.

Saat ditanya modal awalnya berapa mas? “Modal awal saya satu juta. Hingga saat ini sudah berkembang menjadi 23 juta. Untuk pendapatan bersih rata rata 10 juta per bulan,” ungkapnya.

Dalam proses pembuatan camilan Balung Kuwuk dengan nama brand “Ngariyun” Alvian dibantu pekerja sebanyak 8 orang. Perijinan usaha camilan dari mulai Depkes dan lainnya sudah lengkap. Bahkan dia pernah meraih prestasi dari Pemkab Bojonegoro melalui Dispora, yakni juara 3 katagori pemuda pelopor bidang pangan. Dan masih banyak lagi prestasi yang diraih Alvian.

Bahkan Alvian juga bermitra dengan petani sekitar dalam penyediaan bahan baku singkong. Para petani diberikan bibit pohon singkong.

Sementara itu harga Camilan Balung Kuwuk Keripik singkong dan Pisang cukup murah. Dari harga Rp5000 hingga Rp30.000 per pcs dengan varian rasa balado, coklat, manis dan asin.

Produk camilan Balung Kuwuk Keripik singkong telah menjadi Camilan Khas Bojonegoro. Dan produknya kerap diikutsertakan pada pameran lokal dan nasional.(red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *